Akupuntur Sebarkan Penyakit?
Sering dengar akupuntur? Akupuntur adalah metode pengobatan alternatif dengan menusukkan jarum pada titik-titik tertentu di tubuh untuk mengalirkan energi positif. Sekarang ini kian populer akupuntur dipilih untuk pengobatan. Tapi tahukah Anda bahwa ada resiko penyebaran penyakit melalui praktek akupuntur bila kesterilan tidak terjaga? Infeksi oleh bakteri seperti hepatitis B dan C, bahkan virus HIV beresiko disebarkan melalui pengobatan akupuntur.
Menurut peneliti di University of Hong Kong, Patrick Woo, untuk mencegah pnyebaran penyakit melalui akupuntur, harus dilakukan prosedur pencegahan infeksi. Misalnya, penggunaan jarum sekali pakai yang steril dan penerapan prinsip kerja aseptik. Menurutnya, hingga kini sudah ada lebih dari 50 kasus di dunia. Umumnya penyebaran infeksi ini terjadi karena proses deinfeksi tubuh yang tidak memadai sebelum akupuntur.
Selain itu, selain menularkan penyakit berbahaya, akupuntur diduga memicu sindrom mycobacteriosis, yaitu infeksi mycobacteri yang tumbuh cepat di sekitar titik penusukan jarum akupuntur.
Jadi, jangan lupa minta jarum sekali pakai dan sterilisasi tubuh yang benar ya sebelum akupuntur sehingga setelah akupuntur tubuh benar-benar menjadi pulih.
Sumber : Media Indonesia 20/03/2010
Related posts:

