Makanan Antioksidan
August 26, 2010 Info Kesehatan
Kehidupan modern dengan gaya hidup yang kurang sehat, seperti merokok, mengkonsumsi alkohol dan pola makan cepat saji lambat laun menyebabkan terjadinya penumpukan radikal bebas yang bisa membahayakan tubuh dan menyebabkan sejumlah penyakit degeneratif seperti penyakit jantung koroner.
Untuk mengatasi radikal bebas itu, tubuh membutuhkan asupan antioksidan yaitu senyawa yang dapat mencegah proses oksidasi oleh radikal bebas. Cara kerja antioksidan ini adalah membentuk ikatan dengan senyawa radikal bebas sehingga senyawa radikal bebas tersebut tidak dapat memicu reaksi berantai yang dapat merusak sel.
Berikut ini adalah golongan antioksidan dan juga sumber makanan aktioksidan yang dapat Anda konsumsi sehari-hari :
- Vitamin A : kuning telur, wortel, ubi, hati, susu, dan keju mozarella
- Vitamin C : tomat, kiwi, stroberi, delima, paprika hijau, brokoli, kangkung, dan kol.
- Vitamin E : minyak wheatgerm, minyak jagung, minyak kedelai, minyak safflower, brokoli, kacang almond, dan buah mangga.
- Polifenol : teh dan anggur,
- Mineral : seng, selenium, dan magnesium. Seng banyak terdapat dalam daging merah, keju, dan yoghurt. Selenium bisa ditemukan pada kenari, roti, makaroni dan keju. Magnesium banyak terdapat dalam cokelat.
- Betakaroten : ubi merah, wortel, labu, aprikot, mangga, bayam dan sawi.
Sumber : Kartika edisi 79 Maret 2010
Related posts:
- Kosmetik, Antioksidan Dan Anti Aging
- Makanan Peningkat Kerja Otak
- Makanan Untuk Kulit Bersinar
- Makanan Pencegah Kulit Keriput
- Paprika, Brokoli, dan Apel

